
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan dan Pembangunan Berkelanjutan Kadin Indonesia, Shinta W. Kamdani memimpin pertemuan dengan Wakil Ketua Umum Bidang Usaha dan Tata Kelola Berkelanjutan Kadin Indonesia, Elim Sritaba dan Project Coordinator Kadin Regenerative Forest Business Hub (RFBH) Rukmantara beserta tim Kadin RFBH pada Rabu (20/5/2026).
Pertemuan tersebut membahas mengenai kemajuan dan tindak lanjut program hingga 2027, mendukung percepatan pelaksanaan Multiusaha Kehutanan (MUK) bekerjasama dengan Kemenhut, Bappenas dan berbagai stakeholder. Program didesain untuk membangun ekosistem bisnis MUK, rantai nilai dan rantai pasok yang mampu memulihkan profitabilitas dan investasi pada bisnis kehutanan, sekaligus konservasi ekosistem dan meningkatkan manfaat sosial ekonomi.

Kadin RFB telah melakukan penilaian kesiapan dan akan lanjut bekerja di 2 lanskap prioritas dengan 2 PBPH untuk bersama buyers mengembangkan model bisnis MUK hingga proven, sambil mulai membagikan pembelajaran untuk replikasi pada lanskap lain, PBPH lain, dan aktor yang lebih luas.
Piloting bisnis MUK dikembangkan sesuai konteks, yang intinya menggabungkan bisnis produksi kayu, agroforestri kakao, kopi, vanila atau komoditi lainnya, serta produksi HHBK berdasar potensi alaminya. Prototipe bisnis dapat dilengkapi juga dengan jasa lingkungan penyerapan-penyimpanan karbon dan biodiversity credit.

Pada tataran strategis Kadin RFBH juga melanjutkan dukungan policy dialog di Bappenas terkait Inisiatif Bioekonomi Indonesia. Sementara pada tataran operasional mendukung perbaikan kebijakan yang menciptakan kondisi pemungkin bagi pelaku bisnis untuk lebih cepat melaksanakan MUK. Hal ini penting bagi tercapainya proyeksi kontribusi terhadap pembangunan ekonomi dengan skenario piloting dan perluasan penerapan MUK seluas 1,8 jt ha (tahun 2029).


